Rabu, 13 Juli 2011
Kandang Sapi
Masyarakat pedesaan dalam meningkatkan taraf hidupnya, berupaya dari berbagai lapangan pekerjaan yang ada. Lahan pertanian merupakan sumber utama mata pencaharian di pedesaan,hal ini sesuai dengan letak Indonesia di garis Khatulistiwa yang beriklim tropis. Pengembangan Hortikultura merupakan salah satu usah pertanian yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Budidaya hortikultura komoditas sayuran memerlukan waktu budidaya yang singkat di bandingka budidaya tanaman padi. Cukup memerlukan waktu 6 minggu beberapa jenis sayuran bisa dipanen, misalnya Bayam , sawi, Kacang panjang. Dengan demikian usaha tani yang intensif dan terpadu antara tanaman padi, sayuran dan ternak pada masa yang akan datang akan mampu meningkatkan pendapatan petani. Keterpaduan antara ternak dan pertanian akan meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan berkesinambungan. hal ini sesuai dengan siklus makanan dalam rantai ekologi.
Rabu, 09 Maret 2011
Petani Tebu

Di sebelah timur gunung Muria, tepatnya di desa kajar Trangkil Pati memiliki potensi sawah pertanian yang sangat subur. Petani setempat banyak membudidayakan aneka tanaman pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi. salah satu jenis tanaman yang banyak di tanam petani setempat adalah tanaman tebu. Tebu yang memiliki ruas-ruas batang yang manis ini, banyak di minati petani setempat untuk ditanam. Banyak tenaga kerja yang diserap dalam areal tebu ini, mulau dari tukang cangkul , memupuk, menyiangi hingga tenaga panen.
SAWAH
Di ujung desa yang sunyi dan tenteram ini terdapat lahan pertanian yang luas dan sangat subur. Aneka tanaman di budidayakan masyarakat setempat, antara lain tanaman pangan (Padi, jagung) tanaman Palawija (kedelai) dan tanaman sayuran. Sungguh sangat indah suasana alam pedesaan, tak kala pagi hari terlihat petani dengan memanggul cangkul dan menggiring ternak menuju persawahan.
Langganan:
Komentar (Atom)